Jumat, 01 Mei 2020

DONGENG Banteng, Buaya, dan Kancil


BANTENG, BUAYA, DAN KANCIL

 

Suatu siang di tengah hutan ada seekor buaya yang sedang berteriak minta tolong. Sang buaya kesakitan karena badannya tertimpa pohon besar.
“Tolong.. tolong.. tolong aku..!!” teriak buaya.
Namun tidak ada seekor hewan pun yang datang menolongnya. Tidak lama kemudian ada seekor banteng yang lewat. Sang banteng ingin pergi ke sungai untuk menghilangkan dahaganya. Buaya yang melihatnya, dia segera menyapa banteng dan meminta tolong kepadanya.
“Wahai temanku yang baik. Bisakah engkau menolongku mengangkat pohon yang ada di atasku ini?” ucap sang buaya memelas.
“Aku sangat kesakitan. Aduuh… Aduh.. sakit sekali!” ucapnya lagi.
Melihat buaya yang kesakitan, banteng pun merasa iba dan segera menolongnya. Dengan tanduknya yang kuat, dia mengangkat batang pohon besar itu dan menjauhkannya dari tubuh buaya. Akhirnya buaya terbebas dari tindihan batang pohon besar. Namun buaya langsung menggigit kaki kanan banteng.
“Apa yang kamu lakukan, buaya? Tega sekali kamu. Aku kan sudah menolongmu.” Ucap  banteng kaget.
“Hahhahaha, dasar banteng bodoh. Aku lapar tentu saja aku akan memakanmu.” Kata buaya senang.
Banteng merintih kesakitan dan memohon kepada buaya agar tidak dimakan olehnya. Tidak berselang lama datanglah kancil yang cerdik yang ingin minum di sungai. Melihat kejadian itu kancil menanyakan apa yang mereka lakukan.
“Kancil, tolonglah aku. Buaya ingin memakanku. Dia telah membohongiku” Ucap sang banteng.
“Siapa yang berbohong? Kau saja yang bodoh. Hahahaha.” Kata buaya.
Ditanyai kancil, buaya dan banteng malah adu mulut dan tidak menghiraukan kancil. Mendengar pertikaian mereka, kancil dengan kecerdasannya mencari akal agar dapat membantu banteng.
“Diiiaam!! Agar aku dapat melihat siapa yang berbohong, bagaimana kalau kalian memperagakan kejadiannya dari awal?” usul kancil.
Mendengar hal itu Banteng dan Buaya pun terpancing ingin membuktikan siapa yang paling benar diantara mereka. Untuk memperagakan kejadian dari awal, Buaya pun melepas gigitannya dan membiarkan banteng mengembalikan batang pohon besar itu menimpa tubuhnya lagi. Buaya berteriak-teriak meminta tolong sama persis seperti kejadian awal. Ketika Banteng hendak mengangkat batang pohon tersebut, kancil melarangnya karena buaya bukanlah binatang yang baik. Buaya sudah ditolong malah ingin membunuhnya. Banteng dan kancil pun pergi meninggalkan buaya yang berteriak kesakitan. Banteng pun berterima kasih kepada kancil. Kali ini kancil menjadi hakim yang adil.




~Semangat Belajar ~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar